January 2013
2 posts
December 2012
6 posts
Tetapi, tidak juga salah mereka yang membolehkannya, selama pengucapnya bersikap arif bijaksana dan tetap terpelihara akidahnya, lebih-lebih jika hal tersebut merupakan tuntunan keharmonisan hubungan.” —
Dr. M. Quraish Shihab -- dikutip dari http://media.isnet.org/islam/Quraish/Membumi/Natal.html
Wolfgang Riebe, Happy
International Volunteer DayNovember 2012
31 posts
Banyak dari kita yg mengaku urang sunda mungkin telah lupa ataupun tidak tahu tentang paribasa sunda (peribahasa sunda). Padahal paribasa sunda banyak sekali berisikan petuah-petuah yang bagus. Semoga link ini bisa membantu mengingatkan ataupun memeberikan sedikit gambaran tentang paribasa sunda.
Wajar saja kalau kuganggu sampai kapan pun kurindu, lepaskan tawamu nona agar tak murung dunia.” —Iwan Fals
Masih banyak jalan lain, dan saya yakin dengan pilihan saya. :)
Waktu itu malam, di angkot hanya saya berdua dengan seorang perempuan berkerudung. Setelah beberapa saat, perempuan yang berkerudung itu turun sambil menyerahkan bayaran pada supir angkot. Tinggallah saya hanya berdua di dalam angkot.
‘Neng duitnya kurang neng!’ Tapi perempuan berkerudung itu tetap saja berlalu meninggalkan angkot. Saya hanya memandangi kejadian tersebut.
Tiba-tiba si bapak marah, tidak kepada saya tentunya dia hanya mencoba mencurahkan kekesalannya, ‘Astagfirullah, padahal pake jilbab, tapi kelakuan jelek banget. Bayar ongkos kurang, ditagih pura-pura ga denger. Padahal pake jilbab loh neng.’
Perempuan itu berlalu, si bapak tetap mengomel, dan saya hanya mampu terdiam. Hingga saya turun dan menyerahkan uang pembayaran sambil tidak lupa mengucapkan terimakasih. Si bapak membalasnya dengan senyuman.
Padahal pake jilbab.
Saya merasa tertohok sekali mendengar kata-kata si Bapak. Saya baru sadar betapa pakaian yang saya kenakan setiap hari ini, seharusnya menjaga saya dalam berkelakuan baik, bertingkah laku sebagaimana perempuan seharusnya. Saya jadi terkenang masa-masa suram saat saya sebenarnya sadar-tapi saya purapura tidak sadar- bahwa seorang perempuan seharusnya menjulurkan kerudungnya ke bagian dada, dan betapa tingkah laku saya jauh sekali dari cerminan seorang perempuan muslimah shalehah (bukan berarti sekarang iyah juga sih).
Saya jadi berkontemplasi panjang, panjang sekali. Bahwa, tanggung jawab setelah memilih untuk berkerudung ini seharusnya menjadi permulaan untuk -tidak hanya sekedar menjalankan perintahNya- tapi lebih dari itu, bahwa pakaian ini ternyata seharusnya menjaga saya tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara utuh, menyeluruh, segala yang berhubungan dengan hidup saya, termasuk dalam bertingkah laku dan berucap.
Ah iyah, Tuhan memang tak mampu kita lihat, tapi kasih dan tanganNya, begitu panjang hingga mampu menyentuh hati yang paling dalam. Dan Dia dapat ditemukan dalam hal-hal kecil dan sederhana, dan tak terduga. Jangan (pura-pura) tutup mata hati untuk melihatNya.
Selamat malam, semoga segera menemukanNya :)
Kepada Tuhan,
Setelah sekian lama saya ga nulis di blog, akhirnya saya muncul dengan sejumlah curhatan yang dengan gengsi saya rubah menjadi kalimat-kalimat silogisme yang bagi sebagian orang tidak bermakna. Saya mohon maaf atas hal itu. Tapi sebagaimana dijelaskan di beberapa sumber terpercaya bahwa Tuhan tidak pernah tidur dan selalu ada bahkan dalam setiap tarikan napas yang kita hembuskan kembali, saya merasa tidak ada yang salah dengan tulisan saya kali ini.
Orang jahat adalah orang yang berlaku buruk dan salah kepada orang baik.
Orang yang berbuat buruk dan salah kepada orang jahat kita sebut sebagai pahlawan.
Subjektif.
Dasar pemikiran di atas menurut saya ada yang salah. Ada hal yang kembali mengganggu pikiran saya ketika memikirkannya. Adakah yang salah ketika superhero membunuh lawan-lawannya? Adakah yang salah ketika sekelompok orang merampok bank? Ketika tahu superhero itu salah membunuh orang, dia tidak lantas menjadi jahat. Subjektif. Ketika para merampok ternyata menggunakan uang curiannya untuk dibagikan kepada rakyat miskin, lantas mereka menjadi hero juga. Subjektif.
Baik jadi buruk, buruk jadi baik. Hampir tidak ada yang bisa melihat sesuatu dari benar salah. Katanya sih yang baik belum tentu benar. Tapi yang benar pasti baik. Lagi-lagi pernyataan yang “katanya” itu harus saya kategorikan subjektif.
Salahkan Einstein membuat teori relatifitas. Sehingga semua yang ada di dunia ini jadi dipandang relatif. Tidak ada yang pasti. Ini yang sering membuat generasi masa kini merasakan yang namanya “galau”. Karena apa yang mereka pilih selalu berujung pada ketidakpastian. Tapi toh hidup memang selalu tentang memilih dan berjudi. Tidak ada yang tahu pasti apa dampak dari pilihan yang kita ambil. Layaknya hidup dan mati. Tidak ada yang tahu kapan pastinya dimulai dan kapan akan berakhir. Pada akhirnya, pilihan yang kita ambil sedikit banyak bergantung kepada pandangan orang ketiga, keempat, kelima, yang lagi-lagi, subjektif.
Ketika semua yang ada di dunia ini berlaku subjektif, saya masih punya satu pengharapan, Tuhan. Semoga Tuhan tidak berlaku subjektif dalam menilai makhluk ciptaannya.
Tuhan, tolong jaga saya, dia, dan mereka, dari kesubjektifan yang membuat kami lupa, bahwa masih ada Tuhan yang tidak subjektif dalam menilai kami. Semoga perjalanan ini Kau berkati.
Aamiin.
Hormat saya,
Salah seorang umatmu yang tersesat
Seperti yang sudah diketahui bersama bahwa banjir yang terjadi di Soreang telah mengakibatkan sejumlah korban. Bagi yang ingin membantu meringankan beban para korban bisa disalurkan melalui :
Asrama gorontalo jalan cukang kawung no 31 siap, jd posko buat nge-drop bntuan ke Soreang #AksiBandung
drop donasi Kantor PJTV Bandung,Jl. Soekarnohatta No.633 Bandung #AksiBandung #pray4soreang
untuk yg daerah kopo bisa drop bantuan di @FISIP_UNNUR nurtanio , lokasi posko dekat dengan lokasi #AksiBandung
untuk daerah laswi bisa drop di jl laswi 50 , call/sms 085722677967 @laswilimapuluh #AksiBandung
untuk daerah antapani bisa drop di @go_studio jl Terusan Jakarta 47 lt2 #aksibandung #pray4soreang
Untuk memberikan bantuan ke soreang bisa contact @PRFMnews . Bantu RT untuk saudara kita #AksiBandung
Daerah tengah bisa ke Sekretariat @HmiCbgBandung jl. Sabang no 17 | via @MRDalimunthe #AksiBandung
untuk daerah tengah bisa juga drop di Sekretariat @PMB_48 jl.merdeka no.7 bandung (depan hotel panghegar)
untuk daerah tengah bisa juga drop di Sekretariat @PMB_1948 jl.merdeka no.7 bandung (depan hotel panghegar)
Kebutuhan urgent saat ini:makanan siap santap,air minum,m.kayu putih,baju bersih kering,selimut.
Sumber : @infobandung